CaraKomplit.com – Salah satu kelemahan yang paling mendasar dari berbagai produk dan tipe Smartphone yang beredar saat ini adalah daya tahan baterai yang kurang. Beberapa bahkan mengharuskan kita untuk meng-charge selama 24 jam agar terisi penuh. Hal ini tentu akan merepotkan jika tidak ada colokan listrik di sekitar kita. Lalu apa saja hal yang bisa anda lakukan untuk membuat baterai Smartphone lebih awet dan tahan lama? Semoga beberapa tips berikut ini bisa membantu:

Atur tampilan layar

Layar adalah salah satu bagian ponsel yang mengkonsumsi daya baterai sangat banyak. Semakin terang anda mengatur layar Smartphone anda, semakin cepat juga baterai habis. Ini karena energi yang dipakai untuk menghidupkan lampu belakang layar sangat besar. Jika anda mau mengurangi kecerahan dari layar Smartphone anda, maka anda bisa menghemat cukup banyak. Kebanyakan model Smartphone yang beredar sekarang memiliki kemampuan untuk mendeteksi tingkat kecerahan lingkungan sekitar dan melakukan pengaturan otomatis untuk menyesuaikan. Walaupun fitur ini cukup berguna, namun dalam pencahayaan maksimal, ponsel akan mengkonsumsi daya baterai sangat banyak. Oleh sebab itu silakan atur tingkat kecerahan layar secara manual agar anda bisa menghemat baterai ponsel anda.

Matikan operasi bluetooh dan wi-Fi

Jika memang sedang tidak menggunakan koneksi bluetooth atau wi-fi, sebaiknya anda matikan kedua fitur ini karena menguras banyak daya. Jika koneksi Wi-Fi sedang aktif, maka ia akan berusaha melakukan koneksi dengan berbagai jaringan internet yang ditemui dan ini mengkonsumsi cukup banyak daya.

Hati-hati memakai GPS dan pemantau lokasi

GPS juga merupakan satu aplikasi yang memakan daya baterai cukup banyak. Memang fitur ini sangat berguna untuk melihat peta sebuah lokasi, namun pemakaian yang konstan akan sangat berpengaruh pada baterai anda. Sebaiknya hindari memakai aplikasi yang memerlukan daya intensif seperti mapping, dll. Lebih baik memasang aplikasi ini pada mobil agar lebih efektif. Fitur lokasi juga memiliki dampak yang hampir sama. Jika anda mengaktifkan fitur ini pada Smartphone, maka setiap kali ada permintaan lokasi, ia akan langsung tehubung dengan GPS. Nonaktifkan saja fitur ini jika memang tidak terlalu diperlukan. Dengan begitu, usia baterai ponsel anda bisa menjadi lebih lama.

Matikan koneksi 3G

Apakah anda hanya memanfaatkan Smartphone untuk SMS dan menelepon? Jika iya, matikan saja koneksi 3G di dalam ponsel. Jika anda tidak terlalu sering browsing, mengirimkan pesan multimedia, atau melakukan video calling, maka koneksi 3G tidak terlalu dibutuhkan. Anda bisa menonaktifkan layanan tersebut secara manual dari ponsel anda.

Kelola aplikasi yang banyak menyedot daya

Ada berbagai macam aplikasi yang memakai banyak sumber daya baterai, misalnya fitur multitasking. Fitur ini bekerja secara berbeda pada sistem operasi iOS dan Android. Pada iOS misalnya, aplikasi yang tidak terpakai akan dibekukan, walaupun beberapa jenis aplikasi seperti media player dan iTunes tetap akan berjalan. Cara kerja fitur ini hampir sama di ponsel berbasis Android, hanya saja aplikasi tersebut tetap akan berjalan di belakang. Itu menyebabkan daya baterai akan terus tersedot walaupun anda sedang tidak memakai aplikasi tersebut. Silakan pakai Autorun Manager untuk mencegah berbagai aplikasi terbuka saat anda menghidupkan ponsel. Sedangkan aplikasi seperti JuiceDefender bermanfaat untuk mengelola daya baterai pada ponsel Android anda.

Matikan getaran dan notifikasi tidak penting

Getaran mengkonsumsi lebih banyak daya daripada memakai nada dering saja untuk menerima panggilan. Oleh sebab itu, anda bisa menghemat baterai Smartphone dengan menonaktifkan fitur ini. Selain itu, notifikasi yang tidak perlu juga sebaiknya dimantikan




Advertisement