Cara Mengontrol Emosi

CaraKomplit.com – Sebagai manusia, kita memang perlu marah sesekali waktu untuk meredakan rasa kesal yang berkecamuk di dalam diri. Namun yang tidak baik adalah marah secara membabi buta tanpa melihat situasi dan kondisi. Kemarahan adalah emosi yang kompleks. Melampiaskan emosi karena ada pemicunya memang membantu untuk meredakannya. Misalnya anda marah karena ada seorang teman membicarakan anda di belakang anda, atau ada teman yang meledek anda secara berlebihan. Melampiaskan rasa marah pada kondisi seperti ini memang efektif untuk meredakannya. Namun seringkali kita marah tanpa alasan yang jelas. Tipikal orang yang mudah naik darah biasanya tidak pernah merasa tenang jika belum melampiaskan rasa marahnya. Oleh sebab itu, anda harus belajar mengontrol emosi. Tidak semua orang suka dimarahi tanpa sebab yang jelas. Daripada memicu konflik yang lebih besar, anda sebaiknya belajar untuk mengontrol emosi. Memang hal ini terasa tidak menyenangkan, namun ini lebih baik daripada meneruskan sifat pemarah.

  1. Pertama, anda harus belajar untuk melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda. Ada berbagai stressor yang kita temui setiap hari. Mungkin bukan hanya satu atau dua hal saja yang menaikkan emosi anda, melainkan beberapa hal. Kita seringkali mencari pembenaran dari setiap masalah yang kita temui dan seringkali kita merasa berhak memarahi siapa saja. Saat hati sedang panas dan pikiran sedang tidak tenang, menjauh sejenak dari permasalahan tersebut. Mencari solusi saat tenang jauh lebih baik. Setelah emosi mereda, silakan tinjau kembali permasalahan tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Contohnya, seorang OB masuk ke ruangan anda dan menumpahkan kopi yang dibawanya lalu anda marah secara membabi buta. Pertanyaannya, layakkah masalah sekecil itu membuat anda marah besar? OB juga manusia yang bisa melakukan kesalahan. Coba anda bepikir dari sudut pandangnya. Mungkin OB tersebut buru-buru masuk ke kantor sehingga tidak sengaja menumpahkan kopi yang dibawanya. Ada berbagai hal kecil yang mungkin membuat anda naik pitam, oleh sebab itu belajarlah mengontrol emosi.
  2. Tips kedua untuk mengontrol emosi adalah menjadi pribadi yang aktif.  Jika melarikan diri dari masalah tetap membuat anda tidak tenang, anda bisa melakukan aktivitas fisik. Banyak orang melampiaskan rasa marah dengan menghancurkan barang-barang. Jangan turuti rasa marah anda sehingga merusak semua barang berharga anda. Cobalah lampiaskan rasa marah secara “tidak merugikan”, misalnya dengan latihan tinju. Memukul dan menghantam sansak tidak akan membuat anda cedera dan tidak merugikan siapapun. Anda juga bisa mencoba latihan fisik lain seperti berenang. Berenang bagus untuk mengatur pernafasan. Kita tahu bahwa orang yang sedang marah biasanya memiliki nafas pendek dan terengah-engah. Oleh sebab itu, saat marah segera tarik nafas panjang karena ini cukup ampuh menenangkan diri. Anda juga bisa bersepeda atau berlari sambil melihat pemandangan sekitar.
  3. Tips untuk mengontrol emosi berikutnya adalah jangan memendam rasa marah. Ibarat gunung berapi, magma yang tersimpan puluhan tahun bisa meletusan dengan dahsyat sekali waktu. Hal ini juga terjadi pada manusia. Mereka yang terbiasa memendam rasa marah dan merepresinya ke dalam diri suatu saat bisa mengeluarkan kemarahan tersebut sekaligus. Rasa marah yang meluap-luap dan tidak terkontrol bisa menimbulkan bahaya pada orang orang di sekitar. Oleh sebab itu, kapanpun anda merasa marah dan tidak bisa ditahan, segera lampiaskan.
  4. Temui akar masalah. Beberapa orang menjadi pemarah secara tiba-tiba karena suatu hal terjadi pada hidupnya. Misalnya, orang kaya yang tiba-tiba kehilangan semua hartanya, atau suami yang ditinggal istrinya, atau yang lainnya. Pemicu kemarahan setiap orang tidak sama sebab semua orang memiliki masalah yang berbeda-beda. Coba ingat-ingat kembali peristiwa apa yang membuat anda menjadi pemarah. Setelah mengetahui akar masalah, maafkanlah semua kenangan buruk tersebut dan berjanjilah menjadi orang yang lebih baik lagi.

Nah, itulah beberapa tips untuk mengontrol emosi. Semoga bermanfaat untuk anda.




Advertisement


Comment

Your email will not be displayed.