Cara Mengendalikan Pikiran

CaraKomplit.com – Pikiran tidak mudah untuk dikendalikan. Pikiran kadang suka memunculkan ide yang sangat ingin kita kubur dalam-dalam. Sebaliknya, pikiran juga seringkali menyembunyikan informasi yang ingin kita gali. Banyak orang mengalami masalah dalam hidupnya karena ketidakmampuan mengendalikan pikiran. Masalah fisik juga sering berkaitan dengan pikiran. Saat pikiran sehat, tubuh akan menjadi lebih kuat. Namun saat pikiran sakit, tubuh bisa menjadi lemah tak berdaya. Berikut ini adalah beberapa cara mengendalikan pikiran:

  1. Belajarlah untuk menangkap pikiran-pikiran tidak menentu yang sering muncul. Hal ini tidak bisa dilakukan satu atau dua kali saja. Dengan tekad yang kuat, anda bisa mengontrol pikiran tersebut dan membuatnya tunduk kepada anda.
  2. Mengendalikan pikiran terkadang susah untuk dilakukan. Anda harus memulainya dengan “menyadari” pikiran tersebut. Sekarang duduklah di tempat yang tenang. Tutup mata anda dan sugestikan kepada diri anda “Saya sedang menyaksikan pikiran ini berkelana. Pikiran ini bukan saya”. Anda harus belajar mengidentifikasikan pikiran tersebut bukan anda. Sugestikan bahwa anda memiliki posisi yang lebih lebih tinggi dari pikiran tersebut!  Di saat anda membayangkan pikiran tersebut sedang berkelana, sesekali bayangkan ia berubah menjadi kolam yang tenang. Jika anda tidak bisa lama-lama membayangkannya, biarkan pikiran tersebut kembali berkelana dan sesekali bayangkan kembali kolam tersebut. Inti dari latihan ini adalah tidak memaksakan kehendak pada pikiran. Artinya anda tidak harus mengeluarkan tenaga untuk bisa mengendalikan pikiran. Dengan semakin sering melakukan ini, perlahan-lahan anda akan berhasil menjinakkan pikiran anda, seperti “kuda liar” yang sudah menemukan majikan kesukaannya.
  3. Pikiran akan menjadi lebih mudah dikendalikan jika anda melatihnya setiap hari. Pada satu kesempatan anda akan bisa merasakan pikiran hanya tertuju pada satu titik saja, tidak lagi berkelana kemana-mana.
  4. Pikiran akan lebih mudah dikendalikan dengan ajaran-ajaran yang baik. Jika hidup kita dipenuhi dengan rasa iri, dengki, marah, dan cemas, maka pikiran akan sulit dikendalikan. Oleh sebab itu pelajarilah hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Lalu bagaimana jika pikiran yang aneh mulai muncul saat anda sudah berhasil mengendalikan pikiran? Ide-ide seperti ini akan selalu muncul saat anda belajar untuk mengendalikan pikiran. Pikiran bukan robot yang bisa dikontrol dengan menekan tombol A atau B. Bahkan saat anda sudah berada pada kesadaran tertinggi, pikiran negatif mugkin saja datang. Jika hal ini terjadi, kembali ke poin sebelumnya, sugestikan bahwa “Pikiran ini bukan saya. Saya lebih tinggi dari pikiran”.
  6. Belajarlah untuk mengontrol keinginan. Misalnya anda merupakan tipikal orang yang boros, setiap melihat barang bagus selalu ingin membeli. Belajar untuk melawan keinginan tersebut. Jika anda lebih kuat dari pikiran, maka seberapa besarpun keinginan yang muncul, anda pasti bisa mengendalikannya. Ini bukan permainan, jadi lakukanlah secara serius. Jika anda kalah pada tantangan pertama, tantangan berikutnya akan lebih sulit lagi. Jika anda mampu dikalahkan oleh hasrat anda, maka anda akan kembali dikendalikan oleh pikiran.
  7. Sedikit bicara, banyak bekerja. Pokoknya nanti malam saya harus bisa mengerjakan tugas ini hingga selesai. Pokoknya besok saya harus menghindari snack. Pokoknya nanti saya harus berolahraga. Pernah membuat pernyataan seperti ini namun gagal menepatinya? Itu tidak lain karena pikiran masih berkuasa atas diri anda. Saat anda sudah membuat janji pada diri sendiri, belajarlah untuk menepati janji tersebut walaupun pikiran menentangnya dengan sangat kuat. Contoh, besok anda ingin bangun pagi dan jogging di sekitar rumah. Keesokan paginya jam weker berdering tepat pukul 5 pagi. Di tengah kondisi yang setengah sadar, ada 2 hal yang mungkin anda lakukan, pertama mematikan weker kemudian bangun dan jogging, kedua mematikan weker dan melanjutkan tidur. Jika anda melakukan hal kedua, berarti anda sudah dikalahkan oleh pikiran anda. Belajar mengendalikan pikiran dengan tidak memberinya ruang yang cukup untuk berkuasa atas diri anda.
  8. Ulang dan ulang. Sugesti yang terus diulang akan semakin kuat tertanam di dalam pikiran bawah sadar anda. Jika anda ingin mengendalikan pikiran secara penuh, jangan hanya bersemangat di awal-awal saja. Terus lakukan hingga anda berhasil mengontrol pikiran tersebut.



Advertisement


  • alloona says:
    Your comments will appear after approval.

    thanks for your post. . .Sangat membantu saya untuk memikirkan keluar dari permasalahan yg saya hadapi sekarang . But , bolehkah saya bertanya ?

  • dian says:
    Your comments will appear after approval.

    artikel yang sangat berguna sekali..thanks for share

  • Albar imam a says:

    Lalu apa beda hati dan pikiran . . ?
    Terkadang hati juga menentukan kita berbuat sesuatu . .!

    • admin says:

      kata hati bisa bertolak belakang dengan kata pikiran namun juga bisa sejalan…

      Contoh yang bertolak belakang misalnya waktu kita berbohong, hati dan pikiran kita akan saling bertolak belakang. Walaupun pikiran mengatakan tidak, namun hati pasti mengatakan iya, namun karena yang mengontrol mulut dan sekaligus hati adalah otak/pikiran, maka yang kita ucapkan adalah apa yang pikiran kita katakan, bukan kata hati kita…. hati erat kaitannya dengan emosi dan perasaan dan biasanya lebih intuitif dibandingkan dengan pikiran… makanya ada istilah kata hati,,,, semoga membantu… hehehe

  • sofik says:

    terima kasih tipsnya. M0ga fikiran negatf ini cpat hilang dr fikiran saya

Comment

Your email will not be displayed.