Cara Bertahan Saat Hidup Tidak Berpihak Padamu

cara bertahan melanjutkan hidupCaraKomplit.com – Hidup ini terkadang keras bagi beberapa orang. Setiap orang memiliki ujiannya masing-masing dalam hidup. Mungkin anda mengeluh bahwa cobaan dalam hidup anda adalah yang terberat. Namun percayalah bahwa di luar sana, ada banyak orang yang lebih tidak beruntung dari anda. Seperti pepatah di atas langit masih ada langit, di bawah tanah juga masih ada lapisan lainnya. Ketika seseorang diuji begitu kuatnya oleh kehidupan, ada 2 hal yang bisa mereka lakukan, yang pertama adalah terus bertarung dan melawan ujian tersebut dan kedua adalah menyerah dan mengalir bersama ujian tersebut. Bagi anda yang sedang dalam masa-masa hidup tidak berpihak pada anda, anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

1. Lihat ke belakang

Masa lalu yang kelam bukan alasan bagi kita untuk melupakan itu semua. Bagaimanapun kehidupan anda sekarang, kehidupan masa lalu berperan besar dalam membentuk itu semua. Jika anda merasa stuck dalam hidup anda atau tidak mengalami perkembangan, cobalah melihat masa lalu dan imajinasikan di bagian mana dalam hidup anda yang membaut seperti itu. Dengan memahami masa lalu kita akan memiliki gambaran tentang bagaiman membentuk masa depan yang kita inginkan.

2. Hentikan tapi, dan tapi.

Kadang jika kita menemukan bahwa hidup sedang berpihak pada kita, kita sering mencari pembenaran tentang berbagai hal yang kita rasakan. “Saya ini sedang menderita, tapi saya ini termasuk kuat lho. Saya ingin mendapatkan masa depan yang cerah, tapi kenapa saya seperti ini? Saya ingin mendapatkan teman, tapi mengapa saya tidak bisa?”. Tidak ada yang menyalahkan anda untuk berkata seperti itu kepada diri anda karena ini adalah salah satu cara untuk merefleksi diri. Namun hal seperti ini jika direpetisi secara terus-menerus akan memberikan sugesti yang akhirnya tidak baik bagi diri anda sendiri.

3. Sudahi berandai-andai

Masalah dalam hidup datangnya tidak bisa ditebak. Kadang saat kita berada dalam kondisi yang sangat prima, cobaan tidak menghampiri sama sekali, justru kebahagiaan yang datang silih berganti. Sebaliknya, terkadang saat kondisi kita sedang rendah-rendahnya cobaan datang bertubi-tubi. Dalam masa-masa seperti ini, kita jadi sering merenung tentang masa depan. “Seandainya saya melakukan hal itu dulu, pasti tidak akan seperti ini. Kalau saja saya ikuti perintah dia, kemungkinan saya tidak akan berada di posisi seperti sekarang”. Ketakukan adalah salah satu bentuk emosi dari rasa penyesalan. Daripada anda terus tenggelam dalam ketakutan dan penyesalan, alangkah lebih baik terima diri apa adanya dan mulai memahami apa keinginan anda dan lanjutkan hidup anda.

4. Jalani hidup untuk hari ini

Jika bintang tidak bisa diraih, bagaimana dengan meraih apel di pucuk pohon? Jika masa depan yang cerah sulit untuk digapai, mengapa tidak mencari kebahagiaan di masa sekarang? Merencanakan masa depan memang penting, namun tidak semua orang berada dalam kesempatan dan momen yang sama untuk mewujudkannya. Sekuat apapun kita berusaha, terkadang memang takdir berbicara lain. Jika anda merasa hidup sedang tidak berpihak kepada anda, cobalah menjalani hidup untuk hari ini. Impian masa depan bisa anda kesampingkan sejenak sembari mengumpulkan tenaga untuk meraihnya. Setelah merefleksi diri dan menyadari apa tujuan hidup anda, silakan atur kembali rencana masa depan dan jadikan semua cobaan sebagai pembelajaran.

5. Saya punya kelebihan!

Banyak orang yang terlahir dengan bakat luar biasa tidak mampu mengasah bakat tersebut karena menilai diri terlalu rendah. Faktanya setiap orang terlahir dengan talenta khusus yang belum tentu dimiliki oleh orang lain. Setiap talenta berbicara sendiri tentang jalannya meraih kesuksesan. Orang dengan talenta seni lebih memiliki peluang besar untuk sukses di jagat hiburan, orang dengan talenta analisis lebih memiliki peluang untuk pekerjaan statistik, orang dengan feeling yang tajam lebih berpeluang untuk mendalami ilmu seperti psikologi. Jadi jangan pernah meremehkan kemampuan anda. Dan yang terpenting jangan menganggap diri tidak punya bakat. Katakan saya punya kelebihan!

6. Berserah diri pada Tuhan

Seperti pepatah “Manusia hanya bisa berbuat, Tuhan yang menentukan”. Saat anda merasa hidup sedang tidak berpihak pada anda, mungkin anda akan langsung teringat dengan-Nya. Saat anda senang, apakah anda masih ingat? Bagi anda yang percaya, Dialah Kuasa terbesar di dunia ini. Sakit, sehat, susah, senang di dalam diri kita itu sepenuhnya dalam kuasa-Nya. Jika ingin sehat dan menemukan tujuan hidup, introspeksi diri ke dalam kemudian meminta kekuatan pada-Nya.

7. Banyak berkomunikasi

Refleksi diri adalah pengobatan dari dalam, begitu pula berserah diri pada tuhan, adalah pengobatan dari dalam. Untuk menguatkan diri anda, jangan pernah putus hubungan dengan teman dan keluarga. Posisi mereka sangat kuat untuk memberikan anda motivasi agar terus menjalani hidup ini. Satu dua obrolan mungkin akan membuat anda tertawa dan melupakan sejenak permasalahan anda. Namun pada akhirnya tetap diri andalah yang terkuat dalam menghadapi semua masalah anda.




Advertisement

Comment

Your email will not be displayed.