Cara Berlari Lebih Cepat

CaraKomplit.com – Berlari membakar kalori dengan sangat cepat. Sebenarnya ada banyak manfaat berlari. Selain menyehatkan tubuh, berlari juga bisa menguatkan tungkai kaki. Ini penting bagi anda yang sering memakai kaki misalnya untuk bermain sepakbola, naik turun tangga di kantor, atau untuk hal lainnya. Kali ini kami akan berbagi informasi tentang cara berlari lebih cepat. Pada dasarnya semua orang bisa berlari dengan cepat asalkan tahu tekniknya. Yang terpenting adalah anda harus tekun berlatih karena tanpa latihan, anda tidak akan bisa meningkatkan kemampuan berlari.

  1. Ajaklah teman anda untuk berlatih berlari. Lebih baik lagi anda memiliki instrukstur yang mengetahui seluk-beluk tentang olahraga ini. Atau jika anda memiliki DVD fitness, anda bisa memakainya sebagai panduan. Anda harus berkomitmen untuk menjalankan latihan selama berapa minggu atau berapa bulan hingga anda bisa menaikkan kemampuan dengan maksimal.
  2. Berikutnya anda harus menentukan jadwal latihan. Ini penting agar anda tetap on track dan disiplin dengan jadwal yang telah anda buat. Latihan secara teratur berarti anda harus menambah kecepatan pada setiap sesi latihan. Ini untuk mengetahui seberapa kecepatan maksimal anda untuk berlari. Apakah pada titik tertentu anda sudah tidak lagi bisa menambah kecepatan atau penambahan kecepatan terjadi secara perlahan. Hari pertama bisa dimulai dengan berlari kencang selama 20 menit, selanjutnya istirahat. Hari kedua anda harus full beristirahat karena tubuh memerlukan waktu adaptasi terhadap olahraga ekstrim yang baru anda lakukan. Hari ketiga berlarilah dengan santai selama 60 menit. Berlari dalam kecepatan dimana anda merasa nyaman tanpa perlu memaksakan. Hari keempat silakan padukan kedua gerakan, lakukan lari sprint selama 40 detik, lalu lari santai selama 20 detik. Beristirahat selama 10 menit kemudian lakukan kembali selama beberapa set. Hari kelima anda perlu beristirahat kembali untuk memulihkan tenaga. Hari keenam anda harus berlari dalam rute yang panjang. Mulai dengan lari pelan selama kurang lebih 40-90 menit. Hari ketujuh silakan beristirahat kembali. Anda bisa mengulangi latihan ini di minggu-minggu berikutnya dan bisa divariasikan dengan gerakan anda sendiri.
  3. Agar bisa berlari lebih cepat, anda harus memberikan tantangan kepada diri anda. Carilah tempat untuk berlatih lari. Untuk keperluan ini, tempat yang landai dan luas sangat diperlukan. Jangan berlatih di tempat yang tidak rata seperti trotoar karena bisa membuat kaki anda cedera. Mulai dengan pemanasan selama kurang lebih 10 menit, regangkan semua otot-otot tubuh anda terutama otot kaki. Setelah dirasa cukup, anda bisa mulai dengan lari sprint selama 250 meter kemudian dilanjutkan dengan lari santai selama 25o meter. Lakukan latihan ini selama 2 kilometer jika memungkinkan. Jika tidak, lakukan dulu sejauh yang anda bisa, kemudian tingkatkan secara perlahan pada latihan berikutnya. Yang terpenting pada latihan ini adalah bagaimana anda melebihi catatan yang sudah anda raih sebelumnya. Lakukan ini hingga anda benar-benar berada di titik maksimal, dalam artian tidak tampak perubahan signifikan pada kecepatan anda.
  4. Tetap dengan komitmen awal, anda tidak boleh berhenti sebelum menyelesaikan semua jadwal yang telah dibuat. Untuk berlari lebih cepat, anda bisa mencoba lintasan yang menanjak. Ini untuk mengetahui seberapa kemampuan anda untuk berlari pada lintasan tersebut. Berlari ke atas bukit memang lebih menguras tenaga daripada berlari di tempat yang landai, namun ini akan sangat menguatkan kedua otot kaki anda. Pertama kali mencoba akan terasa berat, namun jika terus dilatih anda akan terbiasa.
  5. Yang terakhir adalah konsumsi makanan sehat dan minum cukup air. Tanpa makanan yang cukup, tubuh akan mudah merasa lelah saat menjalani proses latihan.

Sekian tips berlari lebih cepat kali ini. Semoga bermanfaat untuk anda.




Advertisement

  • Bagimana dengan berlari sambil mendengarkan musik? Apakah itu dapat membuat kita merasa bertahan dalam tingkat kelelahan akibat berlari?

    • admin says:

      Menurut saya bisa, karena musik membangkitkan perasaan yang lebih enak dan konsentrasi tidak hanya terfokus pada kecapekan akibat berlari, tapi juga ke alunan musiknya. Maka dari itu tidak jarang kita melihat orang berlari menggunakan headhone atau ipod.

Comment

Your email will not be displayed.