Cara Mendirikan CV

CaraKomplit.com – Jika anda berencana untuk membangun CV, silakan baca pembahasan berikut ini. CV merupakan singkatan dari Commanditaire Vennontschap, sebuah istilah yang sering dipakai untuk menunjukkan sebuah perusahaan yang didirikan oleh individu atau kelompok yang bekerja secara bertanggung jawab. Satu diantara anggota kelompok mengambil peran sebagai Geldschieter atau pelepas uang. Banyak orang juga menyebut CV sebagai persekutuan komanditer. Yang membedakan CV dengan jenis perusahaan lain adalah kehadiran mitra diam yang menjadi pihak yang bertanggung jawab terhadap semua utang piutang perusahaan. Nah, untuk mendirikan CV, ada beberapa tahap yang perlu anda lewati, diantaranya:

  1. Yang pertama tentu anda harus menentukan nama. Pembangunan CV memang masih sangat populer. Usahakan pemberian nama tersebut mewakili produk atau jasa yang ingin anda tawarkan. Kemudian nama juga sebaiknya unik atau tidak sama dengan CV lainnya.
  2. Untuk mendirikan CV paling tidak memerlukan 2 orang. Ini adalah persyaratan utama di samping persyaratan lain seperti KTP, KK, dll. CV tidak harus merupakan sebuah lembaga besar. Dengan anggota 2 orang saja anda sudah bisa membuatnya. Satu orang bertindak sebagai direktur, sementara yang lainnya adalah pesero diam. Sebaiknya jumlah orang yang terlibat diseuaikan dengan luas usaha anda.
  3. Persyaratan berikutnya yang wajib dipenuhi adalah KTP atau kartu tanda penduduk. Anda paling tidak harus menyediakan fotokopi 2 orang pendiri CV tersebut. Anda juga perlu meminta surat keterangan tempat tinggal atau domisili di kelurahan.
  4. Karena pembuatan CV melibatkan notaris, carilah notaris yang sudah berkompeten. Mungkin ada banyak notaris di sekitar tempat tinggal anda. Silakan bandingkan notaris mana yang kerjanya paling cepat dan menetapkan biaya terjangkau. Biaya untuk mengurus CV berbeda-beda antar setiap notaris, namun 500.000 rupiah adalah angka yang masuk akal. Anda mungkin akan dimintai biaya sebanyak itu atau sedikit lebih banyak. Kepada notaris, silakan sampaikan berbagai hal terkait bisnis anda. Notaris tersebut mungkin memiliki koleksi draft yang memudahkan anda untuk mendirikan CV. Anda tinggal menambah atau mengurangi isi draft tersebut. Tanyakan langsung kepada notaris jika anda bingung bagaimana cara mengisinya.
  5. Setelah anda mengurus berbagai hal di notaris, berikutnya silakan langsung menuju kantor pajak. Tujuan ke kantor pajak adalah untuk mendapatkan NPWP. Tidak ada biaya yang perlu anda keluarkan untuk membuat NPWP atau nomor peserta wajib pajak. Setelah NPWP keluar, silakan kembali ke kantor notaris dengan fotokopi dari NPWP tersebut.
  6. Berikutnya notaris akan meneruskannya ke kantor pengadilan dan anda perlu menunggu kurang lebih 1 minggu. Di dalam fase ini, sebaiknya lengkapi semua properti bisnis yang ingin anda jalankan. Apakah anda sudah membut logo yang tepat, kelengkapan surat-menyurat, dll.
  7. Tahap terakhir adalah menuju kantor DEPPERINDAG untuk mengurus Tanda Daftar Perusahaan atau TDP dan Surat Ijin Usaha Perdagangan atau SIUP.

Nah, itu tadi beberapa tahapan yang perlu anda lewati untuk mendirikan CV. Agar anda tidak bingung dengan permintaan notaris, anda sebaiknya sudah bersiap dengan fotokopi KTP dari 2 pendiri, Fotokopi KK direktur, pas foto (ukuran sesuai dengan permintaan notaris), fotokopi PBB atau pajak bumi dan bangunan, fotokopi surat kontrak tempat usaha, dan surat domisili. Nah sekarang anda tahu kan bagaimana cara mendirikan CV. Memang sebuah usaha tidak harus berbadan usaha. Namun jika modal yang anda miliki cukup besar untuk mendirikan sebuah usaha, tidak ada salahnya untuk membuat CV. Ada banyak keuntungan mendirikan CV, selain membuat usaha anda lebih profesional, juga anda memiliki hak untuk membuat surat berharga.




Advertisement


Comment

Your email will not be displayed.